Panen Sawi Slobor & Pakcoy, Bukti Nyata Program SIKAP di SMK Siding Puri
Dipublikasikan pada: 24 Februari 2026
Oleh: Admin Sekolah
SMK Siding Puri kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah inovatif melalui Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Kali ini, siswa-siswi melaksanakan kegiatan panen sawi slobor dan sawi pakcoy yang telah mereka rawat sejak masa pembibitan.
Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat. Sejak pagi, para siswa sudah berkumpul di lahan praktik sekolah. Dengan tangan terampil dan wajah penuh bangga, mereka memanen sawi slobor dan pakcoy yang tumbuh subur dan segar. Hasil panen ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu membangun keterampilan sekaligus karakter.
Program SIKAP tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan jiwa kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bagaimana proses produksi pangan dilakukan secara mandiri, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen.
Sambutan Kepala Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Siding Puri menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program ini.
“Program SIKAP merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam menumbuhkan karakter mandiri dan produktif pada peserta didik. Ketahanan pangan bukan hanya isu nasional, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bertani, tetapi belajar tentang proses, kesabaran, dan kerja keras. Saya berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi sekolah maupun masyarakat sekitar.”
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan SMK yang tidak hanya kompeten secara keterampilan, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.
Dengan terlaksananya panen sawi slobor dan pakcoy ini, Program SIKAP diharapkan terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mengembangkan inovasi berbasis ketahanan pangan.Menanam ilmu, memanen masa depan.